TERKINI

457 Kebakaran dalam Dua Bulan, Jakarta Perkuat Siaga Kemarau

457 Kebakaran dalam Dua Bulan, Jakarta Perkuat Siaga Kemarau
LINGKUNGAN
dok Pemprov Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memimpin Apel Jaga Jakarta Kesiapsiagaan Musim Kemarau 2026 di Lapangan Silang Monas Sisi Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (2/9).

“Setelah laporan diterima, BPBD akan berkoordinasi dengan PAM JAYA untuk memfasilitasi distribusi air bersih ke lokasi yang membutuhkan,” kata Maruli.

Mekanisme pelaporan dan distribusi air tersebut telah disosialisasikan kepada jajaran pemerintah kota, kecamatan, dan kelurahan.

Selain persoalan air, kebakaran menjadi perhatian utama selama kemarau. Dari 457 kejadian yang tercatat sepanjang Juli hingga Agustus, sebanyak 240 kebakaran terjadi pada Agustus.

Gangguan listrik menjadi dugaan penyebab terbanyak dengan 169 kejadian. Sementara itu, sampah menjadi objek yang paling sering terbakar, yakni dalam 122 kejadian.

Pramono meminta jajarannya tidak menunggu sampai dampak kemarau berkembang menjadi keadaan darurat.

“Saya meminta jajaran untuk tidak menunggu masalah terjadi. Pastikan air bersih tersedia, cegah kebakaran, jaga kualitas udara dan kesehatan warga, serta pantau stok pangan,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat menggunakan air secara bijak, mencegah munculnya sumber api, dan segera melaporkan potensi kebakaran. Pemeriksaan instalasi listrik dan ketersediaan alat pemadam api ringan di lingkungan permukiman perlu mendapat perhatian.

Alur Baca Berita Halaman 2 dari 3
Lihat Semua Halaman
Sebelumnya
1 2 3
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA Dua Wilayah Panas Bumi Banten Didorong Gerakkan Ekonomi Lokal ARTIKEL BERIKUTNYA Pemerintah Targetkan Tambahan Energi Terbarukan 42,6 GW hingga 2034
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik LINGKUNGAN
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu