45 Ribu Mangrove Pulihkan 25 Hektare Pesisir Pulau Cangkir
Heru berharap kawasan Pulau Cangkir dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata alam mangrove dan agrowisata. Pengembangan wisata tersebut dinilai dapat memperluas pasar produk warga sekaligus mendukung pendidikan lingkungan.
“Harapannya, produk masyarakat pesisir bisa semakin dikenal, termasuk melalui marketplace. Pemerintah juga dapat membantu menyediakan gerai UMKM atau pusat oleh-oleh khas destinasi wisata,” ujarnya.
Menurut Heru, pengembangan kawasan tidak semata-mata berorientasi pada pariwisata. Program tersebut juga menyangkut perlindungan garis pantai dan keberlanjutan ruang hidup masyarakat nelayan.
Sementara itu, Junior Manager SDM, Umum, dan KBL Pelindo Lukman Salamudin mengatakan, perusahaan berencana melanjutkan program pemberdayaan masyarakat pesisir di sekitar kawasan mangrove.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi