45 Ribu Mangrove Pulihkan 25 Hektare Pesisir Pulau Cangkir
Upaya itu mendapat dukungan program TJSL Pelindo pada 2022. Bantuan diberikan untuk penanaman, penyulaman, perawatan, hingga pengembangan hasil mangrove setelah masa panen.
“Bentuk bantuannya berupa penanaman sekitar 40.000 sampai 45.000 batang mangrove. Pembinaan diberikan mulai dari penanaman, penyulaman, dan perawatan hingga panen dan pascapanen,” jelas Heru.
Menurut dia, tanaman mangrove yang tumbuh di sepanjang bibir pantai kini berfungsi sebagai pelindung alami dari gelombang dan abrasi.
“Dulu, 25 hektare lahan terkena abrasi. Sekarang lahan itu sudah produktif kembali menjadi tambak dan kembali diberikan bantuan pembibitan. Kawasannya juga semakin tertata dan daratan mulai terbentuk lagi,” ujarnya.
Konservasi Mangrove Buka Peluang Usaha

Keberadaan hutan mangrove memberikan manfaat ekologis bagi kawasan Pulau Cangkir. Akarnya menjadi habitat dan tempat berkembang biak berbagai jenis ikan, sedangkan daun yang berguguran dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi