TERKINI

Sampah Organik Tugu Utara Diangkut Terpisah untuk Kurangi Beban TPA

Sampah Organik Tugu Utara Diangkut Terpisah untuk Kurangi Beban TPA
LINGKUNGAN
Pemkot Jakarta Utara
Sampah organik berupa sisa sayuran ditimbang dalam kegiatan pengangkutan terpisah di Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara, Minggu (25/10/2026)

JAKARTA, GARISBUMI.com – Sampah organik dari rumah tangga dan pasar di Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara, diangkut secara terpisah pada Minggu (25/10/2026). Kegiatan ini ditujukan untuk mengurangi sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir (TPA) sekaligus mendukung pengolahannya menjadi produk bernilai guna.

Pengangkutan serentak dimulai pukul 07.00 WIB. Berdasarkan keterangan Pemkot Jakarta Utara, pemisahan sampah sejak dari sumber menjadi bagian penting agar sampah organik dapat ditangani melalui jalur pengolahan khusus.

Sampah yang terkumpul direncanakan diarahkan ke fasilitas pengolahan, seperti tempat pengolahan sampah dengan prinsip reduce, reuse, recycle (TPS 3R) atau pusat pengomposan.

Dengan penanganan tersebut, sampah organik diharapkan dapat dimanfaatkan kembali, bukan terus menambah timbunan di TPA.

Menekan Risiko Bau dan Emisi Metana

Pemkot Jakarta Utara menjelaskan, pengangkutan terjadwal juga ditujukan untuk mengurangi penumpukan sampah yang menimbulkan bau serta rembesan cairan lindi. Cairan dari timbunan sampah tersebut berisiko mencemari tanah dan sumber air di sekitar lingkungan warga.

Selain menjaga kebersihan permukiman, pemilahan dan pengolahan sampah organik diarahkan untuk menekan potensi emisi metana. Dalam keterangannya, pemerintah kota menyebut pembusukan sampah organik tanpa oksigen di timbunan TPA dapat melepaskan gas rumah kaca tersebut.

Siaran Pers Resmi Pemkot Jakarta Utara.

Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.

Alur Baca Berita Halaman 1 dari 2
Lihat Semua Halaman
Sebelumnya
1 2
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA Warga Serut Keluhkan Bau Limbah SPPG 5, Pengelola Diminta Benahi IPAL ARTIKEL BERIKUTNYA Warga 10 RT di Samarinda Diajak Memilah dan Memanfaatkan Sampah
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik LINGKUNGAN
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu