Kutai Barat Gandeng Unmul Susun Strategi Edukasi Pengelolaan Sampah
“Mari kita mulai dari diri sendiri, dari lingkungan terkecil kita, demi warisan masa depan anak cucu kita dan demi mewujudkan Kutai Barat yang semakin Sejahtera, Aman, Adil, Merata, dan Beradat,” ajaknya dalam sambutan yang dibacakan Sekda.
Sementara itu, Kepala DLH Kutai Barat RL Bandarsyah mengatakan, FGD menjadi ruang untuk mengumpulkan pengalaman, informasi, dan masukan dari berbagai pihak. Bahan tersebut akan digunakan untuk menyusun strategi yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
“Melalui FGD ini, kita berharap dapat menghimpun masukan, pengalaman, dan informasi dari seluruh peserta sebagai bahan penyusunan Kajian Akademik KIE yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Kabupaten Kutai Barat,” jelasnya.
Bandarsyah berharap hasil kajian dapat diterjemahkan menjadi strategi dan program pengelolaan sampah yang diterapkan secara nyata. Dengan demikian, hasilnya dapat menjadi acuan pelaksanaan kegiatan, sekaligus memperkuat edukasi dan partisipasi masyarakat.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi