Kerajinan Bambu Buleleng, Gede Suarsa Raih Pendapatan Rp5 Juta Sebulan
Peluang Usaha bagi Perajin dan Pemasok Bambu
Perbekel Sinabun Nyoman Sumanada menilai kerajinan bambu merupakan potensi ekonomi kreatif yang layak dikembangkan. Ketersediaan bambu di desa membuka peluang usaha bagi perajin sekaligus warga yang dapat memasok bahan baku.
“Harapannya inovasi pengrajin ini bisa memberdayakan masyarakat, menyerap tenaga kerja, dan membuat bahan baku yang tersedia di wilayah desa menjadi memiliki nilai ekonomis,” ujar Nyoman.
Menurutnya, manfaat usaha tersebut dapat menjangkau berbagai tahapan, mulai dari penyediaan bambu, pengolahan, hingga pemasaran produk.
Pemerintah desa berharap pemerintah daerah dan instansi terkait mendukung pengembangannya melalui bantuan peralatan, pelatihan keterampilan, peningkatan kapasitas produksi, serta perluasan akses pasar.
“Harapan kami pemerintah atau instansi terkait bisa membantu, terutama alat-alat yang lebih canggih sehingga proses pengerjaan kerajinan bisa lebih cepat,” katanya.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi