Kerajinan Bambu Buleleng, Gede Suarsa Raih Pendapatan Rp5 Juta Sebulan
BULELENG, GARISBUMI.com – Gede Suarsa Ariawan mengolah bambu menjadi pulpen, tumbler, sedotan, hingga asbak dengan sentuhan seni tradisi Bali. Melalui usaha Manasa Handycraft yang dirintis sejak 2019, warga Desa Sinabun, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali, itu memperoleh pendapatan sekitar Rp5 juta per bulan.
Bahan baku yang tersedia di sekitar desa menjadi modal bagi Gede untuk mengembangkan kerajinan bambu. Usahanya bermula dari pembuatan pulpen, kemudian berkembang menjadi berbagai produk untuk kebutuhan sehari-hari.
“Awalnya saya membuat pulpen dari bahan bambu. Bahan bakunya juga tidak terlalu sulit dicari,” ujar Gede saat ditemui tengah mengerjakan produknya, Jumat (9/10/2026).
Sejumlah kerajinan tersebut dihiasi gambar bernuansa budaya Bali, termasuk tokoh pewayangan. Sentuhan itu memberi ciri khas pada produk Manasa Handycraft sekaligus memperkenalkan identitas budaya daerah kepada pembeli.
Pulpen Bambu Berhias Wayang Mulai Rp25 Ribu
Pulpen bambu menjadi salah satu produk andalan Gede. Pembuatannya dimulai dengan memilih bambu kering, lalu memotongnya menjadi badan pulpen sepanjang sekitar 12 sentimeter dan tutup sekitar lima sentimeter.
Potongan bambu kemudian diamplas hingga halus sebelum dihias. Gede menggambar tokoh wayang langsung pada permukaan pulpen tanpa menggunakan mal atau pola cetakan.
“Untuk menggambar wayangnya sekitar dua menit karena saya gambar langsung, tidak menggunakan mal,” katanya.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi