Kekeringan Berdampak pada 5.574 Warga Banggai Kepulauan, Api di Luwu Belum Padam
Api di pegunungan Luwu terkendala medan terjal
Di Kabupaten Luwu, kebakaran pada Sabtu (7/11) melanda sekitar enam hektare lahan perkebunan warga di kawasan Pegunungan Buntu Kamiri. Wilayah terdampak meliputi Kelurahan Padang Sappa, Kecamatan Ponrang, serta Desa Sampano, Kecamatan Larompong Selatan.
Menurut laporan BNPB, kondisi lahan kering dan angin kencang mempercepat perambatan api. Medan pegunungan yang terjal membuat BPBD, petugas pemadam kebakaran, TNI, dan masyarakat melakukan pemadaman serta pendinginan secara manual.
Api di Desa Sampano berhasil dipadamkan pada Sabtu pukul 19.20 WITA. Namun, hingga Sabtu malam, api masih terpantau menyala di kawasan Gunung Buntu Kamiri. Penanganan lanjutan membutuhkan dukungan peralatan pemadaman dan perlengkapan pelindung diri bagi petugas.
Kebakaran juga dilaporkan di tiga daerah lain di Sulawesi. Sekitar dua hektare lahan terbakar di Parigi Moutong, empat hektare di Kendari, dan satu hektare di Bombana. Api pada ketiga lokasi tersebut dilaporkan telah dipadamkan.
Khusus kejadian di Kelurahan Baruga, Kendari, BNPB menyebut kebakaran dipicu aktivitas pembakaran lahan oleh pemilik lahan. Keterangan itu berlaku untuk kejadian tersebut, bukan sebagai penjelasan penyebab seluruh karhutla dalam laporan.
Pohon tumbang menewaskan wisatawan di Kendal
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi