TERKINI

Kekeringan Berdampak pada 5.574 Warga Banggai Kepulauan, Api di Luwu Belum Padam

Kekeringan Berdampak pada 5.574 Warga Banggai Kepulauan, Api di Luwu Belum Padam
LINGKUNGAN
BNPB
Petugas BPBD memotong batang pohon tumbang di antara puing rumah yang rusak, Jumat (6/11/2026

Api di pegunungan Luwu terkendala medan terjal

Di Kabupaten Luwu, kebakaran pada Sabtu (7/11) melanda sekitar enam hektare lahan perkebunan warga di kawasan Pegunungan Buntu Kamiri. Wilayah terdampak meliputi Kelurahan Padang Sappa, Kecamatan Ponrang, serta Desa Sampano, Kecamatan Larompong Selatan.

Menurut laporan BNPB, kondisi lahan kering dan angin kencang mempercepat perambatan api. Medan pegunungan yang terjal membuat BPBD, petugas pemadam kebakaran, TNI, dan masyarakat melakukan pemadaman serta pendinginan secara manual.

Api di Desa Sampano berhasil dipadamkan pada Sabtu pukul 19.20 WITA. Namun, hingga Sabtu malam, api masih terpantau menyala di kawasan Gunung Buntu Kamiri. Penanganan lanjutan membutuhkan dukungan peralatan pemadaman dan perlengkapan pelindung diri bagi petugas.

Kebakaran juga dilaporkan di tiga daerah lain di Sulawesi. Sekitar dua hektare lahan terbakar di Parigi Moutong, empat hektare di Kendari, dan satu hektare di Bombana. Api pada ketiga lokasi tersebut dilaporkan telah dipadamkan.

Khusus kejadian di Kelurahan Baruga, Kendari, BNPB menyebut kebakaran dipicu aktivitas pembakaran lahan oleh pemilik lahan. Keterangan itu berlaku untuk kejadian tersebut, bukan sebagai penjelasan penyebab seluruh karhutla dalam laporan.

Pohon tumbang menewaskan wisatawan di Kendal

Siaran Pers Resmi BNPB

Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.

Alur Baca Berita Halaman 2 dari 4
Lihat Semua Halaman
Sebelumnya
1 2 3 4
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA Gambut Dikeringkan untuk Sawit, Wamen LH Dorong Sekat Kanal demi Cadangan Air ARTIKEL BERIKUTNYA Warga Metro Timur Keluhkan Banjir dan Sampah, Pohon Tua Jadi Kekhawatiran
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik LINGKUNGAN
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu