Kebakaran TPA Buku Deru-Deru Ternate, Warga Desak Ganti Rugi dan Audit Pengelolaan
“Karena ini berkaitan dengan sampah dan gas metana, skema penanganannya berbeda dengan kebakaran pada umumnya. Karena itu, diperlukan pemetaan area,” ujarnya.
Pemkot Ternate menyatakan penanganan akan berlanjut hingga kawasan TPA dinyatakan aman. Masa tanggap darurat akan diperpanjang apabila masih ditemukan titik api, sesuai perkembangan kondisi di lapangan.
Kerugian Warga Didata, Kompensasi Masih Dikaji
Selain pemadaman, warga meminta pelayanan kesehatan, penyediaan pos pemadam kebakaran, serta kompensasi atas kerugian ekonomi karena tidak dapat bekerja.
Warga juga melaporkan kerugian berupa tanaman sayuran, pohon kelapa, dan ternak sapi yang disebut mati akibat paparan asap maupun kebakaran. Pemerintah sedang mendata laporan tersebut sebagai dasar penghitungan kerugian.
Pendataan mencakup jenis, jumlah, usia ternak atau tanaman, serta dokumen pendukung. Rizal mengatakan pemberian kompensasi membutuhkan kajian dan tahapan sesuai ketentuan pengelolaan anggaran daerah.
“Untuk mengganti kerugian akibat dampak karhutla terhadap hewan, tanaman sayuran, dan pohon kelapa, saat ini juga sedang dilakukan pendataan. Proses ini memiliki tahapan yang harus dilalui. Begitu pula dengan evaluasi TPA yang akan dilakukan melalui kajian-kajian,” katanya.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi