Hotspot Karhutla Turun di 4 Provinsi, Kemenhut Siagakan 53 Armada Udara
Sebanyak 53 Armada Udara Disiagakan
Selain operasi darat, pemerintah menyiagakan 53 armada udara di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.
Sebanyak 19 armada digunakan untuk patroli udara dan mendukung OMC. Sementara itu, 34 armada lainnya dikerahkan untuk operasi water bombing.
Pengerahan armada disesuaikan dengan perkembangan kebakaran, kondisi cuaca, dan kebutuhan petugas di lapangan. Operasi udara difokuskan untuk menekan penyebaran api sekaligus memperkuat pemadaman darat.
Kementerian Kehutanan mengingatkan bahwa hotspot merupakan indikasi anomali suhu permukaan yang terdeteksi satelit. Data tersebut tidak selalu menunjukkan satu kejadian kebakaran karena satu kebakaran dapat terbaca sebagai beberapa hotspot.
Oleh karena itu, setiap titik yang terdeteksi perlu diverifikasi melalui pemeriksaan dan pemantauan kondisi aktual di lapangan.
Asap Masih Ganggu Jarak Pandang
Penurunan hotspot di sejumlah provinsi belum sepenuhnya menghilangkan dampak asap. Pemantauan kualitas udara berbasis PM2,5 menunjukkan beberapa wilayah di Sumatera dan Kalimantan masih berada dalam kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat.
Bahkan, terdapat wilayah di Kalimantan yang kualitas udaranya masuk kategori berbahaya. Sebagian besar wilayah Indonesia lainnya berada pada kategori baik hingga sedang.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi