TERKINI

Dulu Listrik Hanya 4 Jam, Nelayan Pulau Sembur Kini Terlayani PLTS

Dulu Listrik Hanya 4 Jam, Nelayan Pulau Sembur Kini Terlayani PLTS
ENERGI
Dinas ESDM Kepri
Perwakilan Pemprov Kepulauan Riau berbincang dengan petugas Pertamina dalam agenda peluncuran PLTS Pulau Sembur, Batam, 25 Agustus 2026

BATAM, GARISBUMI.com – Warga Pulau Sembur, Kota Batam, Kepulauan Riau, kini dapat menikmati listrik selama 24 jam setelah hadirnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 1 megawatt peak (MWp). Sebelumnya, masyarakat mengandalkan genset swadaya yang hanya menyala tiga hingga empat jam pada malam hari.

Perubahan layanan listrik ini menjangkau sekitar 200 kepala keluarga di pulau tersebut. Sekitar 90 persen warganya bekerja sebagai nelayan tangkap dan pancing, menjadikan ketersediaan energi sebagai bagian penting dari pengembangan kegiatan ekonomi pesisir.

Berdasarkan keterangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepulauan Riau, PLTS Pulau Sembur dibangun oleh PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) di atas lahan seluas hampir satu hektare.

Pembangkit ini menjadi proyek percontohan Productive Use of Energy, yakni pemanfaatan energi untuk mendukung kegiatan produktif masyarakat.

Dari penerangan menuju kegiatan produktif

Pulau Sembur berada di Kelurahan Galang Baru, Kecamatan Galang, Kota Batam. Selama bertahun-tahun, keterbatasan pasokan dari genset membuat warga hanya memperoleh listrik pada sebagian waktu malam.

Kehadiran PLTS mengubah kondisi tersebut dengan menyediakan layanan listrik sepanjang hari. Bagi pulau yang sebagian besar penduduknya menggantungkan hidup pada perikanan, pasokan listrik membuka ruang untuk mengembangkan pemanfaatan energi di luar kebutuhan penerangan rumah.

Meski demikian, keterangan Dinas ESDM Kepri belum merinci fasilitas produktif yang telah beroperasi menggunakan listrik tersebut maupun perubahan pendapatan nelayan setelah PLTS hadir. Manfaat ekonominya masih perlu dilihat dari pemanfaatan listrik dalam kegiatan sehari-hari masyarakat.

Bagian dari program PLTS nasional

Peluncuran PLTS Pulau Sembur berlangsung pada 25 Agustus 2026 sebagai bagian dari peresmian dan peletakan batu pertama Program Pengembangan PLTS 100 GWp. Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program tersebut dari Bali melalui kegiatan yang berlangsung secara hibrida.

Sekretaris Daerah Kepulauan Riau Misni menghadiri agenda di Pulau Sembur, didampingi Darwin dari Dinas ESDM Kepri.

Dinas ESDM Kepri menyatakan dukungannya terhadap pengembangan energi baru terbarukan dan pemerataan akses listrik di wilayah kepulauan.

Bagi warga Pulau Sembur, perubahan paling nyata saat ini adalah tersedianya listrik selama 24 jam. Tahap berikutnya adalah memastikan pasokan tersebut tetap andal dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung mata pencaharian masyarakat nelayan.

Siaran Pers Resmi Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Riau

Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.

Alur Baca Berita Menampilkan Semua Halaman (2 Bagian)
Mode Halaman
Sebelumnya
1 2
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA Enam Kawasan Bali Diarahkan ke Pariwisata Rendah Emisi, dari Energi hingga Sampah ARTIKEL BERIKUTNYA Buang Sampah di Jalan Raya Bogor, 25 Orang Didenda Total Rp1,4 Juta
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik ENERGI
2 minggu yang lalu
2 minggu yang lalu
1 bulan yang lalu