TERKINI

Anggrek Neuwiedia Veratrifolia Masih Ditemukan di Bawean saat Musim Kering

Anggrek Neuwiedia Veratrifolia Masih Ditemukan di Bawean saat Musim Kering
LINGKUNGAN
BBKSDA Jawa Timur
Anggrek Neuwiedia veratrifolia di lantai hutan Blok Gunung Besar, Pulau Bawean, saat pemantauan Tim Smart Patrol BBKSDA Jawa Timur, Jumat (9/10/2026). Anggrek ini masih ditemukan di lokasi pengamatan meski kondisi kawasan mulai mengering

BAWEAN, GARISBUMI.com – Anggrek Neuwiedia veratrifolia masih ditemukan di Blok Gunung Besar, Pulau Bawean, di tengah kondisi hutan yang mulai mengering. Patroli Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur (BBKSDA Jatim) juga menemukan mata air aktif dengan tanda-tanda aktivitas satwa liar di sekitarnya.

Temuan tersebut dicatat Tim Smart Patrol Resort KSDA Wilayah 09 Gresik–Bawean saat meninjau kembali lokasi keberadaan anggrek itu, Jumat (9/10/2026). Pemantauan dilakukan untuk melihat kondisi tumbuhan dan habitatnya setelah melewati perubahan musim.

Tim menjumpai Neuwiedia veratrifolia di lokasi pengamatan sebelumnya dan area sekitarnya. Beberapa individu tampak mengering, sementara bekas perbungaan yang telah rontok masih terlihat.

Keberadaan anggrek tersebut menjadi catatan penting untuk pemantauan lanjutan. Meski masih dapat ditemukan, kondisi sejumlah individu yang mengering menunjukkan perlunya pengamatan berkala terhadap tumbuhan dan lingkungan tempatnya hidup.

Mata Air Jadi Tempat Satwa Memanfaatkan Air

Dalam penelusuran itu, tim juga menemukan mata air yang tetap aktif meskipun kondisi kawasan cukup kering. Alirannya kecil dan membentuk genangan pada beberapa bagian lantai hutan.

Di sekitar sumber air tersebut, tim mencatat tanda-tanda aktivitas satwa liar, termasuk Rusa Bawean dan Babi Kutil Bawean. Tanda-tanda itu menunjukkan bahwa lokasi tersebut dimanfaatkan satwa di tengah kondisi kering.

Temuan mata air melengkapi informasi mengenai habitat di Gunung Besar. Selain mencatat keberadaan anggrek, patroli juga memberikan gambaran tentang sumber air dan aktivitas satwa di sekitarnya.

Kondisi Habitat Perlu Terus Dipantau

Dalam laporan BBKSDA Jatim, Smart Patrol dijelaskan sebagai kegiatan yang menghimpun informasi tentang kondisi kawasan dari waktu ke waktu. Catatannya mencakup keberadaan tumbuhan, kondisi vegetasi, sumber air, hingga tanda-tanda aktivitas satwa.

Keberadaan Neuwiedia veratrifolia dan mata air aktif di Gunung Besar belum cukup untuk menyimpulkan bahwa seluruh habitat berada dalam kondisi baik. Sejumlah anggrek yang tampak mengering tetap menjadi perhatian dalam pemantauan berikutnya.

Namun, patroli tersebut membawa kabar bahwa anggrek masih dapat dijumpai, air masih mengalir, dan satwa liar masih memanfaatkan kawasan itu. Di tengah musim kering, mata air kecil tersebut tetap menjadi bagian penting dari kehidupan hutan Bawean.

Siaran Pers Resmi: Balai Besar KSDA Jawa TimurMeta description: BBKSDA Jatim menemukan anggrek Neuwiedia veratrifolia dan mata air aktif dengan tanda aktivitas satwa di Gunung Besar, Bawean, saat musim kering.

Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.

Alur Baca Berita Menampilkan Semua Halaman (2 Bagian)
Mode Halaman
Sebelumnya
1 2
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA 2.649 Sekolah Didorong Jalankan Aksi Lingkungan 30 Hari lewat Tobat Ekologis ARTIKEL BERIKUTNYA Mahasiswa UAD Gagas MAMBO untuk Cegah Sampah Makanan, Juara FOMUNY 2026
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik LINGKUNGAN
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu