TERKINI
SERIAL ANAK KRAKATAU (BAGIAN 4)

Setelah Runtuh, Ia Tumbuh Lagi

Setelah Runtuh, Ia Tumbuh Lagi
Dokumentasi resmi PVMBG/Badan Geologi Kementerian ESDM
Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau pada Februari 2022.

Aktivitas meningkat lagi pada April 2022. Status Anak Krakatau dinaikkan dari Level II atau Waspada menjadi Level III atau Siaga. Masyarakat, nelayan, dan wisatawan diminta tidak mendekati kawah dalam radius lima kilometer.

Gunung itu kembali memperlihatkan pijaran pada malam hari.

Pada Juni 2023, Anak Krakatau menyemburkan kolom abu hingga sekitar 3.000 meter di atas puncak. Letusan kembali terjadi beberapa kali pada November dan Desember tahun yang sama.

Meski aktif, tidak setiap letusan berarti akan terjadi tsunami. PVMBG terus membedakan ancaman langsung dari kawah dengan kemungkinan bahaya akibat perubahan atau keruntuhan tubuh gunung.

Itulah pelajaran penting setelah 2018. Waspada tidak sama dengan panik. Masyarakat memerlukan informasi yang cepat, tetapi juga harus memahami jenis bahaya yang sedang dihadapi.

Tahun demi tahun berlalu. Tubuh Anak Krakatau perlahan kembali terbentuk. Vegetasi mulai mencari tempat di bagian pulau yang lebih tenang. Petugas tetap mengawasinya dari dua sisi Selat Sunda.

Kemudian, memasuki pertengahan 2026, aktivitasnya kembali meningkat.

Pada suatu malam di awal September, suara gemuruh dan dentuman menyeberangi Selat Sunda. Getarannya dirasakan hingga tempat-tempat yang jauh dari kawah. Abu naik tinggi dan bergerak mengikuti angin.

Anak Krakatau kembali mengingatkan bahwa pertumbuhannya belum selesai.

Bersambung: Bagian 5, Dentuman yang Kembali Menyeberangi Selat

 

Alur Baca Berita Halaman 3 dari 3
Lihat Semua Halaman
Sebelumnya
1 2 3
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA Malam Ketika Selat Sunda Mengirim Gelombang ARTIKEL BERIKUTNYA Dentuman yang Kembali Menyeberangi Selat
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik JELAJAH BUMI
1 jam yang lalu
1 jam yang lalu
2 jam yang lalu