Mahasiswa UAD Gagas MAMBO untuk Cegah Sampah Makanan, Juara FOMUNY 2026
“Target kami bukan hanya mengumpulkan prestasi, tetapi juga mengembangkan gagasan yang kami buat agar semakin matang dan aplikatif. Kami ingin menghasilkan inovasi yang tidak berhenti sebagai karya lomba, tetapi memiliki potensi untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Haisyam.
Dua Kali Raih Juara Pertama
Prestasi tahun ini menjadi kemenangan kedua tim dalam ajang FOMUNY. Pada 2025, mereka meraih Juara I pada kategori Poster Output Esai.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan senang karena berhasil meraih Juara I untuk kedua kalinya. Pencapaian tahun ini terasa sangat spesial karena kami berhasil mempertahankan gelar tersebut di tingkat nasional,” ungkap Haisyam.
Untuk menghadapi kompetisi tahun ini, tim melakukan persiapan selama sekitar dua minggu. Mereka menyusun esai, menyiapkan materi presentasi, mendesain poster, dan berulang kali berlatih agar penyampaian setiap anggota selaras.
Tim juga memublikasikan poster melalui media sosial untuk meningkatkan interaksi berupa tanda suka dan komentar pada karya yang dilombakan.
Persiapan berlangsung di tengah sejumlah agenda yang berdekatan. Kondisi tersebut membuat pembagian tugas dan pengaturan waktu menjadi tantangan tersendiri.
“Kami harus benar-benar membagi waktu antara penyelesaian materi, latihan presentasi, penyempurnaan desain poster, dan persiapan keberangkatan. Dari situ kami belajar bahwa dalam kompetisi bukan hanya kualitas ide yang penting, tetapi juga bagaimana tim mampu mengatur waktu, membagi tugas, dan menjaga komunikasi,” kata Haisyam.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi