TERKINI

LamiPak Targetkan Pembelian REC Setara 10.000 MWh dari PLTA Orya Genyem

LamiPak Targetkan Pembelian REC Setara 10.000 MWh dari PLTA Orya Genyem
ENERGI
Saiful Adha Radar Banten
Perwakilan PLN EMI dan LamiPak menunjukkan dokumen perjanjian pembelian Renewable Energy Certificate (REC) di Cikande, Kabupaten Serang, Senin (5/10/2026)

“Pemanfaatan REC menjadi salah satu langkah kami untuk mendukung energi terbarukan dan membangun komitmen jangka panjang terhadap keberlanjutan. Kami berharap kolaborasi ini terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi transisi energi di Indonesia,” kata Hongbiao.

LamiPak juga merencanakan peningkatan pembelian REC pada periode berikutnya. Langkah bertahap tersebut diarahkan untuk memperluas dukungan terhadap energi terbarukan sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi operasional perusahaan.

REC merupakan sertifikat yang merepresentasikan atribut energi terbarukan dari listrik yang dihasilkan pembangkit berbasis energi terbarukan. Setiap satu unit REC setara dengan satu MWh listrik yang diproduksi dari sumber tersebut.

Dengan demikian, target pembelian LamiPak pada 2026 setara dengan sekitar 10.000 unit REC. Sertifikat ini merepresentasikan atribut energi terbarukan, bukan pengiriman listrik secara langsung dari PLTA Orya Genyem ke fasilitas perusahaan.

Siaran Pers Resmi Radar Banten

Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.

Alur Baca Berita Halaman 2 dari 2
Lihat Semua Halaman
Sebelumnya
1 2
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA DEN Dorong PLTS 100 GWp dan Bioetanol untuk Tekan Impor Energi ARTIKEL BERIKUTNYA Polda Banten Tangani 16 Laporan Tambang Ilegal, Lokasi Kerap Kosong Saat Didatangi
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik ENERGI
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu
3 minggu yang lalu