GPS Collar Pantau Pergerakan Gajah Sumatra di Mukomuko
Pemantauan melalui teknologi GPS juga tetap dipadukan dengan patroli lapangan oleh Tim Angon Gajah Liar. Tim tersebut mengikuti pergerakan kawanan sekaligus mengidentifikasi dan memusnahkan potensi ancaman, seperti jerat atau bahan berbahaya yang ditemukan di jalur gajah.
Penggunaan GPS collar tidak dengan sendirinya menyelesaikan konflik manusia dan satwa.
Data yang diperoleh harus diterjemahkan menjadi langkah pengelolaan habitat, perlindungan koridor pergerakan, sistem peringatan kepada masyarakat dan penanganan cepat ketika gajah bergerak mendekati area aktivitas manusia.
Dengan cara itu, teknologi menjadi alat untuk membantu keputusan konservasi, bukan sekadar mengetahui posisi satwa di peta.
SUMBER REDAKSI: Kementerian Kehutanan/BKSDA Bengkulu, 27 Agustus 2026.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi