Beton dan Mangrove Dipadukan untuk Tangkal Abrasi di Sayung Demak
Menurut Andis, mangrove juga diharapkan membantu menangkap dan menahan sedimen. Proses tersebut dapat mendukung pembentukan kembali daratan pesisir yang terkikis dalam jangka panjang.
Dengan perpaduan itu, perlindungan pantai diharapkan berjalan bersamaan dengan pemulihan ekosistem mangrove.
Penanganan Dirancang Sepanjang 10 Kilometer
Pada 2026, pembangunan baru menjangkau Desa Surodadi. Sementara itu, Andis menyebut desain penanganan kawasan secara keseluruhan mencapai sekitar 10 kilometer.
Pelaksanaannya akan dilakukan bertahap, menyesuaikan usulan dan realisasi anggaran.
“Harapannya bisa dibangun secara menyeluruh, agar menjadi solusi terkait abrasi di sini,” katanya.
Kepala Desa Surodadi Supriyanto menyambut baik pembangunan tersebut. Pemerintah desa bersama masyarakat mendukung pekerjaan, termasuk membantu kelancaran distribusi material ke lokasi.
Namun, ia berharap pembangunan berlanjut. Menurutnya, kawasan yang membutuhkan perlindungan di wilayah desanya mencapai sekitar dua kilometer, sehingga proyek sepanjang 930 meter belum menjangkau seluruh kebutuhan.
“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan ini. Harapan kami, pembangunan hybrid sea wall dilanjutkan, karena sangat membantu mengurangi abrasi, paling tidak agar kami tetap bisa bertahan dengan baik seperti dulu,” ujar Supriyanto.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi