Bappenas: Transformasi Hijau Harus Jadi Aksi Nyata, 5,3 Juta Pekerja Dibutuhkan pada 2029
Sebanyak 72 Juta Pekerjaan Bisa Bertransformasi
Proyeksi kebutuhan lebih dari 5,3 juta pekerjaan hijau pada 2029 menunjukkan bahwa transisi menuju ekonomi hijau akan membawa perubahan besar bagi pasar kerja Indonesia.
Pekerjaan hijau tidak hanya berkaitan dengan munculnya profesi baru di sektor energi terbarukan, ekonomi sirkular, pertanian berkelanjutan, pengelolaan lingkungan, dan industri rendah karbon.
Lebih dari 72 juta pekerjaan yang telah ada juga berpeluang mengalami transformasi melalui penerapan teknologi ramah lingkungan, efisiensi penggunaan sumber daya, serta peningkatan kompetensi tenaga kerja.
Karena itu, pengembangan green jobs harus dipandang sebagai agenda penciptaan lapangan kerja baru sekaligus peningkatan kualitas pekerjaan yang sudah tersedia.
Transformasi tersebut memerlukan ekosistem yang mampu mempertemukan kebutuhan pembangunan, perkembangan teknologi, dan dinamika pasar kerja. Penguatan kebijakan harus berjalan seiring dengan penyelarasan pendidikan dan pelatihan terhadap kebutuhan dunia usaha.
Pemerintah juga perlu memperkuat pengembangan keterampilan hijau, data dan informasi pasar kerja, serta kapasitas para pemangku kepentingan. Kolaborasi pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, pekerja, komunitas, dan mitra pembangunan menjadi bagian penting dalam proses tersebut.
Kesiapan sumber daya manusia akan menentukan seberapa besar manfaat transisi hijau dapat dirasakan masyarakat. Tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan ekonomi hijau diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, daya saing, dan kesejahteraan.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi