BRIN dan TNI AU Siapkan Kembali Konsol Hujan Buatan untuk Tangani Karhutla
“Perbaikan konsol ini merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan kembali peralatan yang telah dimiliki. Setelah seluruh proses perbaikan dan pemeriksaan kelayakan diselesaikan, kami berharap konsol tersebut dapat kembali mendukung pelaksanaan operasi modifikasi cuaca, terutama untuk kebutuhan penanggulangan karhutla,” jelasnya.
Agus menekankan, kesiapan peralatan menjadi salah satu faktor pendukung operasi ketika respons terhadap ancaman karhutla dibutuhkan. Karena itu, pemeriksaan dan perbaikan harus dilakukan secara cermat sebelum peralatan kembali dioperasikan.
Perkuat Kesiapan Teknologi Penanganan Bencana
Pemulihan konsol hujan buatan tersebut melibatkan kapasitas riset dan pengembangan teknologi modifikasi cuaca BRIN serta dukungan teknis Tim Depohar 10 TNI AU.
Kerja sama itu diarahkan untuk memulihkan fungsi peralatan sekaligus memperkuat kesiapan teknologi pendukung penanganan bencana.
“Penanganan karhutla memerlukan kerja sama berbagai pihak. Melalui sinergi BRIN dan TNI AU, kami berharap peralatan modifikasi cuaca yang tersedia dapat dioptimalkan kembali sehingga dapat memberikan dukungan terhadap upaya penanggulangan bencana di berbagai wilayah Indonesia,” ungkap Agus.
Ia menambahkan, pemeliharaan infrastruktur teknologi yang telah tersedia perlu berjalan seiring dengan kesiapan sumber daya dan koordinasi antarlembaga. Dengan demikian, peralatan yang dimiliki dapat terus dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan penanggulangan bencana.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi