TERKINI

Api Permukaan TPA Pasir Bajing Padam, Petugas Suntik Air untuk Atasi Bara

Api Permukaan TPA Pasir Bajing Padam, Petugas Suntik Air untuk Atasi Bara
LINGKUNGAN
Dok. Redaksi GARIS BUMI
Info Grafis Diskominfo Pemkab Garut

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Aah Anwar Saefulah, menyampaikan bahwa operasi masih difokuskan pada pemadaman sisa bara. Dalam penanganan ini, Kepala DLH Kabupaten Garut bertindak sebagai komandan pos.

Pemkab Garut juga menyiapkan anggaran untuk mendukung kebutuhan logistik dan operasional lintas instansi, termasuk BPBD, Damkar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, DLH, serta Dinas Sosial.

Penanganan kebakaran melibatkan unsur TNI, Polri, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Palang Merah Indonesia (PMI), dan Satpol PP.

Pengangkutan Sampah Pasar Disiapkan

Di tengah penanganan sisa bara, DLH Kabupaten Garut menyiapkan pemulihan layanan kebersihan masyarakat secara bertahap.

Kepala DLH Kabupaten Garut, Jujun Juansyah Nurhakim, menyatakan pihaknya akan mulai mengambil dan mengangkut sampah yang menumpuk di pasar. Pembersihan kawasan perkotaan juga menjadi bagian dari langkah pemulihan tersebut.

Dengan demikian, penanganan tidak hanya berfokus pada kebakaran di TPA Pasir Bajing, tetapi juga pada pengangkutan timbunan sampah di wilayah pelayanan.

Siaran Pers Resmi Diskominfo Garut

Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.

Alur Baca Berita Halaman 2 dari 2
Lihat Semua Halaman
Sebelumnya
1 2
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA KWT Mawar Bone Kembangkan Bibit Sayuran, Dorong Kemandirian Pangan Warga
EDISI TERBARU Naskah terbaru lainnya sedang dalam kurasi redaktur.
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik LINGKUNGAN
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu