TERKINI

Hotspot Indonesia Capai 674 Titik, Kalteng dan Kalbar Jadi Fokus Pengendalian Karhutla

Hotspot Indonesia Capai 674 Titik, Kalteng dan Kalbar Jadi Fokus Pengendalian Karhutla
Kementerian Kehutanan
Petugas melakukan pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Sebanyak 674 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi terdeteksi di Indonesia pada 6 September 2026.

Berikut sebaran hotspot di enam provinsi prioritas:

  • Kalimantan Tengah: 243 titik
  • Kalimantan Barat: 138 titik
  • Sumatera Selatan: 61 titik
  • Jambi: 26 titik
  • Kalimantan Selatan: 20 titik
  • Riau: tujuh titik

Peningkatan hotspot di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat menjadi perhatian pemerintah. Operasi lapangan di kedua wilayah tersebut diperkuat untuk mencegah kebakaran meluas.

Langkah pengendalian meliputi patroli, pemeriksaan langsung terhadap lokasi yang terindikasi sebagai titik panas, pemadaman, dan pengendalian penjalaran api.

Hotspot Sumatera Selatan Turun 49 Persen

Di tengah kenaikan jumlah hotspot secara nasional, perkembangan positif terlihat di Sumatera Selatan. Jumlah hotspot di provinsi tersebut turun sebanyak 59 titik dalam sehari.

Sumatera Selatan sebelumnya mencatat 120 hotspot. Jumlah itu kemudian turun menjadi 61 titik atau berkurang sekitar 49 persen pada 6 September 2026.

Penurunan jumlah hotspot juga terjadi di Riau. Meski demikian, pemantauan dan operasi pengendalian tetap dilakukan untuk mencegah munculnya titik api baru.

Pengendalian karhutla di enam provinsi prioritas dilakukan Manggala Agni Kementerian Kehutanan bersama TNI, Polri, dan unsur terkait lainnya.

Alur Baca Berita Halaman 2 dari 3
Lihat Semua Halaman
Sebelumnya
1 2 3
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA Dentuman yang Kembali Menyeberangi Selat ARTIKEL BERIKUTNYA Erupsi 25 Jam Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Tetap Level III Siaga
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik LINGKUNGAN
2 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu